Singgasana malam bersua pilu
menyayat luka, dalam, terkubur waktu
hadirku kembali terbius seraut anugerah pencabik kalbu
aku kalah...
Aku mengalah...
Aku berpasrah...
Pada hening tiada nyata
hambar merasuk tanpa rasa
akankah aku pada selamanya
menanti seorang tiada dalam nyata
ingin ku selesaikan semua
dan enyahlah segala macam sandiwara
karna bagimu aku tiada makna
hanya sebait kata tanpa rasa
hanya sepenggal kata yg penuh amarah
walau sejujurnya engkau pun tau
akulah cinta yg lama menunggu


0 komentar:
Posting Komentar